Rabu, 08 Februari 2023

Mursyidan Koordinator Pendamping Desa Provinsi Aceh Laksanakan Rapat Koordinasi dan Konsolidasi di Aceh Besar

Selamat dan Barakah atas Terselenggaranya Rapat konsolidasi dan koordinasi tim TPP Aceh Besar, Selasa /8 Februari 2023 ;



Rapat ini sendiri bertujuan untuk memperkuat tim dan melakukan percepatan progress di kabupaten Aceh Besar Khususnya yang sangat Urgent Upload APBG- P ke Aplikasi Monev DD dan juga dan percepatan APBG tahun 2023.

Alhamdulillah kami berkesempatan hadir pada acara Rakor TPP  ini karena jaraknya juga dekat,

Turut bersama kami Bapak Koordinator Wilayah Yosie beserta TAPM Prov lainnya yaitu Pak Zulfahmi Hasan, Pak Maulizan, Pak Busra dan Pak Irwansyah. 

Dalam arahan singkat kami meminta TPP Aceh Besar untuk tetap kompak dan solidkan barisan...,segera laksanakan tugasnya sesuai tugas dan tanggung jawab di lokasi wilayah kerja nya masing-masing sebagaimana tertuang dalam lampiran SPMT Nomor 5 Tahun 2023.  Beberapa hal yang diperintahkan dalam SPMT dimaksud  yaitu:

1. Kepada seluruh Tenaga Pendamping Profesional/Pendamping Desa untuk melaksanakan tugas sebagai TPP sesuai dengan posisi dan lokasi tugasnya masing-masing.

2. Melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing posisi sebagai mana sudah diatur dalam surat keputusan tersebut.

3. Melaporkan keberadaan tenaga pendamping fungsional kepada pemerintah setempat sesuai posisi dan lokasi tugasnya. 

4. Melaporkan keberadaan TPP kepada supervisor, dan

5. Melaporkan setiap laporan sesuai  format yang telah disiapkan Kemendesa seperti misalnya Daily Reports Pendamping Desa dan laporan-laporan terkait lainnya.

Selepas acara Rakor salah seorang peserta perempuan bertanya pada saya ;

Pak Korprov....,

Tadi yang di slide Bapak itu pisang apa ya??😀😀,

Zulfahmi Hasan 

Maulizan 

Teuku Badlisyah 

Mirza Rahimy 

Armia Yunus 

Erick Antolin 

Nur Azman

Selasa, 07 Februari 2023

Perkuat Tim dan Percepatan Progres TPP Aceh Utara Menggelar Rakor Perdana

 Perkuat Tim dan Percepatan Progres TPP Aceh Utara Menggelar Rakor Perdana



Tim Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Aceh Utara Selasa (6/2/2022) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) perdana untuk menindaklanjuti terbitnya Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT) BPSDM Kementerian Desa PDTT Nomor 5 Tahun 2023 tentang Perintah Melaksanakan Tugas kepada seluruh Tenaga Pendamping Profesional (TPP). Rakor diikuti oleh 309 personil Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) dari 27 kecamatan dan berlangsung secara daring melalui Aplikasi Zoom Meeting. Koordinator TAPM Aceh Utara Mukhtarisyah menyatakan rakor kali ini bertujuan untuk memperkuat tim dan melalukan percepatan progress di kabupaten terbesar di Provinsin Aceh itu. “Kita berkewajiban melakukan percepatan penyelesaian pelaporan kegiatan 2022 dan segera memfasilitasi penyaluran Dana Desa 2023”, tegas Mukhtarisyah.

Rakor TPP Aceh Utara ini turut dihadiri Koordinator Provinsi (Korprov) Aceh Mursyidan dan Koordinator Wilayah I Aceh Hebat Busra. Dalam arahannya Korprov Mursyidan meminta TPP Aceh Utara untuk segera melaksanakan tugasnya sesuai tugas dan tanggung jawab di lokasi wilayah kerja masing-masing sebagaimana tertuang dalam lampiran SPMT Nomor 5 Tahun 2023.  Beberapa hal yang diperintahkan dalam SPMT dimaksud  yaitu:

Kepada seluruh Tenaga Pendamping Profesional/Pendamping Desa untuk melaksanakan tugas sebagai TPP sesuai dengan posisi dan lokasi tugasnya masing-masing.

Melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing posisi sebagai mana sudah diatur dalam surat keputusan tersebut.

Melaporkan keberadaan tenaga pendamping fungsional kepada pemerintah setempat sesuai posisi dan lokasi tugasnya. 

Melaporkan keberadaan TPP kepada supervisor, dan

Melaporkan setiap laporan sesuai  format yang telah disiapkan Kemendesa seperti misalnya Daily Reports Pendamping Desa dan laporan-laporan terkait lainnya," ujar Mursyidan.

Selanjutnya Mursyidan menyampaikan sesuai Memo Kornas Nomor 01 Tahun 2023 TAPM Provinsi sudah menerbitkan Memo Korprov Nomor 03 Tahun 2023. Antara lain meminta segera membentuk dan menetapkan PIC Bidang kab/kota sesuai format yang telah ditentukan. "Kemudian percepatan finalisasi upload APBG Perubahan 2022 pada Aplikasi Monev DD, ini perlu kita genjot bersama, paling telat 17 Februari 2023 harus tuntas. Kemudian finalisasi penyaluran DD dan BLT DD 2022 pada Aplikasi Monev DD, ini sangat penting diselesaikan mengingat realisasi kegiatan sudah dilaksanakan," terang Korprov.

Koordinator Wilayah I Aceh Hebat Busra memberikan motivasi dan semangat kepada semua TPP di Kabupaten Aceh Utara. “Selamat menjalankan tugas pendampingan dibarengi rasa syukur dan semangat. Aceh Utara ibarat kapal besar dan memberikan andil 12% progres Provinsi Aceh, untuk itu TPP Aceh Utara harus mampu menunjukkan kualitas dan dedikasinya”, sebutnya.

Pembahasan Rakor selanjutnta diisi oleh narasumber dati TAPM Kabupaten Aceh Utara. Diawali oleh PIC Perencanaan Desa dan Penyaluran DD dan BLT-DD Fachrurriza dilanjutkan oleh PIC Kegiatan Non Sarpras dan Bidang Informasi dan Media Ngaliman MS. Selanjutnya penyampaian materi PIC Kegiatan Sarpras Teuku Nizansyah dan, PIC BNBA KPM BLT-DD dan Bidang Pengembangan Ekonomi Lokal /BUMdes /BUMDesma /BUMDesma Eks UPK PNPM Rina Hasnita. Pada sesi lanjutan TAPM Juliansyah menyampaikan materi berkaitan PIC Peningkatan Kapasitas dan SDGs Desa/IDM.  

Dalam Rakor juga dilakukan perkenalan personil baru  pindahan dari luar kabupaten. Pada sesi ini terjadi silaturrahmi yang penuh semangat mengingat personil-personil baru adalah wajah baru tetapi merupakan stok lama. Mereka pulang kembali untuk membangun wilayahnya sendiri. 

(Ngaliman MS – PIC Bidang Informasi dan Media) 

Jumat, 03 Februari 2023

Sosok Rini pendamping Desa yang sukses itu.

Siapa dia Rini pendamping Desa yang sukses itu..?





Inilah sosok Pendamping Desa yang Mendapat kan anugerah Menteri Desa katagori profiling Bumdesa pada perhelatan acara Deklarasi hari Bumdes Nasional di Bintan tgl 2 Februari 2023 kemarin.

Namanya RINI HASTUTI yang beralamat Desa Teluk Nibung Kec. Pulau Banyak kab.singkil, Rini berprofesi sebagai Pendamping Lokal Desa di Kecamatan Pulau Banyak.

Awal mula Motivasi Menjadi Pendamping Desa bagi Rini adalah Untuk Melakukan Perubahan Terhadap kemajuan Desa Dari Sangat Tertinggal, Tertinggal, Berkembang, Maju dan Mandiri terutama di sektor ekonomi sesuai dengan potensi yang ada di Desa.

Bu Rini menjadi pendamping lokal desa sejak Januari Tahun 2017  sampai November 2022,

Awal Desember 2022 Rini di promosi kan oleh supervisor nya menjadi Pendamping Desa/PD lewat Jalur Promosi.

Banyak prestasi dan hasil pendampingan yang telah dia torehkan, tantangan dalam melaksanakan tugas tidak menghalangi semangat nya untuk terus Menfasilitasi desa, kondisi alam lantaran berada di kepulauan antar desa semakin menambah semangat Rini untuk terus berkarya bagi Peningkatan status desa dan Pengembangan bumdes di desa dampingan nya.

Selamat dan sukses Rini...

atas nama Korprov dan seluruh jajaran TAPM Provinsi P3MD Aceh kami ucapkan selamat kepada pendamping Desa terbaik kami ...

Semoga lahir Rini Rini lainnya dari seluruh pelosok Negeri.

salam kebangkitan bumdesa..🙏.

Kamis, 02 Februari 2023

Genjot Percepatan Dana Desa TAPM Provinsi Aceh Gelar Rakor dengan TAPM Kabupaten/Kota



Banda Aceh; 
Kamis (2/2/2023). Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Provinsi Aceh menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan TAPM Kabupaten/kota, dalam rangka Konsolidasi Pendamping Desa se-Aceh. Rakor TAPM ini merupakan tindak lanjut dari terbitnya SPMT BPSDM kemendesa nomor 5 tahun 2023 tentang Perintah Melaksanakan Tugas kepada seluruh Tenaga Pendamping Profesional (TPP), yang berjumlah lebih kurang 2.552 pendamping di Aceh untuk segera melaksanakan tugasnya sesuai tugas dan tanggung jawabnya di lokasi wilayah kerja masing-masing dan wilayah kerja ini sudah tercantum semua di dalam lampiran surat keputusan /SPMT BPSDM tersebut. 

Beberapa hal yang diperintahkan dalam SK BPSDM tersebut, yaitu kepada seluruh TPP/ Pendamping Desa untuk melaksanakan tugas sebagai TPP sesuai dengan posisi dan lokasi tugasnya masing-masing dan melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing posisi sebagai mana sudah diatur dalam surat keputusan tersebut. Selanjutnya melaporkan keberadaan tenaga pendamping profesional kepada pemerintah setempat sesuai posisi dan lokasi tugasnya serta melaporkan keberadaan TPP kepada supervisor. Selain itu, melaporkan setiap laporan sesuai  format yang telah disiapkan Kementerian Desa (Kemendesa) seperti daily reports pendamping desa dan laporan-laporan terkait lainnya.

Rakor TAPM Kabupaten se Aceh ini juga menindaklanjuti Memo Kornas Nomor 1 Tahun 2023 dimana memo tersebut melahirkan Memo Korprov Nomor 3 Tahun 2023. Isi memo tersebut antara lain untuk segera menetapkan PIC bidang kab/kota sesuai format terlampir,

Lebih lanjut Koordinator Provinsi Aceh, Mursyidan juga meminta kepada seluruh kabupaten kota untuk menetapkan bidangnya masing-masing dan percepatan finalisasi upload APBDes Perubahan 2022 pada aplikasi Monev DD. 

"Ini perlu kita genjot bersama percepatannya paling telat 17 Februari 2023" tegas Mursyidan

"Selain itu finalisasi penyaluran DD dan BLT DD 2023 pada aplikasi monev DD, ini tentu realisasi kegiatan sudah dilaksanakan tapi uploadnya ini perlu percepatan oleh teman-teman PD PLD" lanjutnya.

Mursyidan juga meminta percepatan update data perencanaan pembangunan desa tahun 2023,  selanjutnya adalah  memerintahkan kepada seluruh PD dan PLD di wilayahnya untuk percepatan penyaluran Dana Desa tahap 1 dan 2 tahun  2023 ini.

"Tentunya setiap kegiatan lapangan melaporkannya ke aplikasi Daily Report Pendamping/DRP" jelasnya lagi.


Ia menambahkan perlunya pendataan dan pemutakhiran data induk TPP tahun 2003 dan pendataan serta pemutakhiran data SDGs  desa di aplikasi Kementerian Desa.

"Kepada seluruh TPP mari sama-sama kita dukung kegiatan Kementerian Desa untuk senantiasa berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan publikasi dan informasi kegiatan Kementerian Desa, misalnya ada kegiatan Kementerian Desa terkait dengan Hari Bumdesa, nah ini tentu harus kita viralkan dan publikasikan bersama supaya gaung Kegiatan Kementerian tersampaikan ke lorong-lorong kampung, lorong-lorong desa sehingga semangat kebangkitan Bumdes terus bergema" ulas Mursyidan.

"Terakhir, harapan kami kepada seluruh stakeholder baik pemerintah provinsi, pemerintah kecamatan dan desa, ayo sama-sama kita bersinergi membangun desa. Pendamping Desa tidak mungkin bergerak sendiri, tapi harus bersama-sama kita dukung dan bersinergi, Insya Allah dengan kerjasama yang baik dari kita semua semakin meningkatkan kemandirian desa di Aceh.

Pelaksanaan Rakor TAPM Provinsi bersama seluruh TAPM kabupaten/kota perdana ini berjalan sukses dan seluruh peserta dari TAPM diberikan kesempatan untuk bertanya jawab terhadap terkait kendala-kendala ataupun permasalahan yang dihadapi. Selanjutnya seluruh pertanyaan ditampung dan dijawab oleh PIC masing-masing sesuai dengan bidangnya. Salam kompak selalu semoga pengabdian, kerja cerdas dan kerja ikhlas kita semua menjadi amal ibadah, Aamiin. "do'a penutup Mursyidan Korprov Aceh"

Pendamping Desa Sukses Fasilitasi Rembuk Stunting di Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat

Kabupaten Aceh Barat – Upaya serius dalam menekan angka stunting terus digalakkan oleh berbagai pihak di Kabupaten Aceh Barat. Salah satu wu...